Skip to main content

Menolong Tanpa Pamrih



By: Semesta


Suatu hari aku berniat jalan-jalan bersama kakek,nenek dan tante ke kampung wisata ciherang.Singkat cerita aku,tanteku dan nenekku langsung berangkat dari rumah sekitar jam 08:15.Lalu kami bertemu dengan kakekku yang habis pulang dari i'tikaf (semacam mabit) lalu kami melanjutkan perjalanan…

Nah saat di jalan kami tersesat seharusnya kami melewati SMP Tanjungsari kami malah lewat masjid agung Tanjungsari (untuk arah dari bandung).Setelah beberapa lama kami akhirnya menuju jalan yang benar.Saat kami hampir sampai jalannya itu sangat terjal dan juga baru renovasi karena sebelah kanan mobil kami jurang tanteku memindahkan posisi mobil jadi di sebelah kiri.Karena banyak rumput ialalang yang menghalangi tiba-tiba salah satu roda mobil kami terperosok ke dalam sebuah solokan!!!.

Kami pun berhenti lalu ada sebuah mobil kolbak berwarna biru lalu seorang kakek keluar dari mobil itu dan berkata "Nanti saya bantu tapi saya antar seseorang dulu".Selang beberapa lama ternyata ada sepasang suami istri yang baru menikah yang membantu menumpuk batu agar mobil kami dapat naik dengan mudah selang beberapa lama makin banyak orang yang menolong.Selang beberapa lama sang kakek pun datang dengan membawa tali tambang lalu semuanya bergotong royong membantu menarik mobil kami…

Setelah selesai kami sempat berterima kasih tetapi mereka semua langsung pergi dari tempat itu.Akhirnya kami sampai di kampung ciherang.Lalu kami pulang kembali dengan selamat dan….

                      

Hikmah : betapa banyak orang yang membantu tanpa pamrih.Lalu apakah kita membantu tanpa pamrih jika belum ayo kita lakukan sekarang juga siapp.

Seperti yang dituturkan oleh tanteku, nenekku dan kakekku.



Comments